A Thousand Hopes for Achieving Happiness
A Thousand Hopes for Achieving Happiness
Sebelumnya, trimalah Salam Dhamma
dari saya, sothi hottu Namo Buddhaya. Harapan, ya harapan, saya rasa setiap
orang pasti memiliki harapan dalam hidupnya masing-masing. Dan, karena adanya
harapan itulah, orang memiliki semangat hidup. Harapan yang masih direncanakan
biasanya disebut angan-angan. Namun, jika ada hasrat kuat untuk mendapatkan
harapan tersebut mungkin bisa saja disebut sebagai cita-cita. Ada kalanya,
ketika kita memiliki harapan yang kuat, maka akan muncul kemauan serta tekad
(aditana) yang kuat untuk mencapai harapan itu dengan usaha yang benar.
Harapan
biasanya disampaikan dalam doa. Berbagai harapan bisa saja muncul dalam benak
kita masing-masing. Ada yang ingin cepat menikah dan punya 3 anak, ada yang
ingin punya kedudukan yang tinggi, ada yang pingin punya kekayaan yang
melimpah, dll. Ya, itulah harapan yang sering kali kita lontarkan begitu saja
dalam doa atau saat kita bercerita pada orang lain. Kalau mengingat kembali ke
masa kecil kita, biasanya sih harapan seorang anak kecil jika sudah besar pasti
‘Aku ingin menjadi pilot, aku ingin jadi guru, dll’.
Banyak orang
yang memiliki harapan untuk mendapatkan sesuatu dalam hidupnya, misalnya mendapat
kekayaan, hadiah, prestasi, ataupun kedudukan. Namun, jarang kita melihat, ada
orang yang memiliki harapan untuk menjadi sesuatu bagi orang lain. Ya, menjadi
sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan atau bagi orang-orang
yang kita sayangi. Dan, mungkin selama ini anda selalu berharap banyak hal bagi
dan dari orang lain. Namun, kenapa tidak pernah terpikirkan, untuk sejenak
berharap bagi diri kita sendiri siapa tahu bisa menjadi berkat bagi diri kita
sendiri dan orang lain? Karena, ketika kita berdoa untuk orang lain dan
memberikan banyak harapan bagi mereka, tidak serta merta bahwa kita adalah yang
lebih baik dari mereka.
Dalam
kesempatan ini, ada sebuah tulisan singkat yang mungkin bisa menjadi inspirasi
bagi anda bukan hanya untuk berharap memiliki sesuatu namun menjadi sesuatu
bagi orang lain.
RENUNGAN KEBAJIKAN
Semoga aku senantiasa membantu tanpa pamrih.Semoga aku memberi untuk mengikis ketamakan.
Semoga aku terkendali dalam perilaku.Semoga aku murni dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
Semoga aku dapat mengutamakan kepentingan pihak lain.Semoga aku tidak hanya mementingkan diri sendiri.
Semoga aku mampu melihat segala sesuatu sebagaimana adanya.Semoga aku mampu menuntun sesama menuju kebijaksanaan.
Semoga aku tak gentar menghadapi segala rintangan.Semoga aku berjuang dengan semangat untuk mencapai tujuan.
Semoga aku mampu memaafkan kesalahan pihak lain.Semoga aku mampu melihat sisi baik semua orang.
Semoga aku selalu tulus dan bersikap apa adanya.Semoga aku tidak menyembunyikan kebenaran demi basa basi.
Semoga aku selalu berpegang teguh pada prinsip kebenaran.Semoga aku lembut bagai kembang dan kokoh bagai karang.
Semoga aku bersahabat dan mengasihi tanpa pilih kasih.Semoga aku bahagia dan membawa kebahagiaan bagi semua.
Semoga aku senantiasa bersikap adil.Semoga aku senantiasa teduh dan damai.
Semoga aku menjadi obat bagi yang sakit.Semoga aku menjadi makanan bagi yang kelaparan.
Semoga aku menjadi pelindung bagi yang takut.Semoga aku menjadi suaka bagi yang dalam bahaya.
Semoga aku menjadi penyejuk bagi yang murka.Semoga aku menjadi pemandu bagi yang tersesat.
Semoga aku menjadi bahtera bagi yang menyeberang.Semoga aku menjadi pelita bagi yang dalam gulita.
Sebagai
manusia, memang benar bahwa kita tidaklah sempurna. Tapi, mengapa tidak kita
coba untuk menjadi sempurna dalam Sila, sempurna dalam tindak tanduk yang
mencerminkan kebajikan? Mungkin selama ini kita egois, kita jual mahal, tapi
kenapa tidak kita coba, untuk menjadi sesuatu atau menjadi harapan bagi orang
lain dan diri kita sendiri? Kembali lagi ke artikel sebelumnya, menjadi bahagia
atau tidak bahagia itu pilihan, maka dari itu menjadi sesuatu bagi orang lain
dan diri kita sendiri juga pilihan bagi anda. Ada banyak harapan yang bisa kita
buat dan yang terpenting adalah bagaimana usaha kita untuk mewujudkan
harapan-harapan itu demi kebahagiaan.
Semoga segala yang kau harapkan bisa
bermanfaat bagi dirimu dan orang lain. Semoga dengan apa yang kau harapkan
dapat mengkondisikan semuanya berbahagia. Sadhu…Semoga bermanfaat…
Komentar
Posting Komentar